mengajarmerdeka.id – Buku Guru PAI dan BP merupakan panduan resmi bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI-BP) untuk kelas 1 SD.
Buku disusun oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai pendamping buku siswa. Panduan ini berorientasi pada pembelajaran aktif, integratif, dan sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
Dapatkan juga:
Ringkasan
1. Struktur Umum Buku
Buku terdiri dari bagian pendahuluan, panduan umum, dan 10 bab pembelajaran tematik yang disesuaikan dengan buku siswa. Setiap bab memuat:
- Tujuan pembelajaran
- Materi pokok
- Skema pembelajaran
- Panduan langkah mengajar
- Metode pembelajaran
- Media dan sumber belajar
- Pertanyaan pemantik
- Rubrik penilaian dan tindak lanjut
Semua elemen ini dirancang untuk membantu guru menerapkan pembelajaran aktif dan bermakna.
2. Panduan Umum
Pada bagian awal, buku menjelaskan capaian pembelajaran PAI untuk kelas 1, pendekatan karakter, serta strategi mengajar berbasis active learning (inquiry learning, discovery learning, problem based learning, project-based learning). Buku juga menegaskan peran guru dalam membentuk siswa yang berakhlak mulia dan mencintai Al-Qur’an.
3. Isi Setiap Bab Utama
Berikut ringkasan isi materi inti per bab:
Bab 1: Aku Cinta Al-Qur’an
Materi meliputi pengenalan Al-Qur’an, huruf hijaiah, harakat, dan hafalan Surah Al-Fatihah. Guru dibimbing dalam penerapan apersepsi, tanya jawab, aktivitas kelompok, dan pembiasaan membaca Al-Qur’an.
Bab 2: Mengenal Rukun Iman
Siswa diperkenalkan enam rukun iman, lengkap dengan metode pembelajaran seperti ceramah, demonstrasi, matching card, dan aktivitas saintifik. Termasuk interaksi dengan orang tua dan panduan penilaian.
Bab 3: Basmalah dan Hamdalah
Memuat cara mengenalkan siswa pada bacaan Basmalah dan Hamdalah melalui observasi gambar, kegiatan kelompok, dan pembiasaan membaca.
Bab 4: Mengenal Rukun Islam
Menjelaskan lima rukun Islam beserta pembiasaan sikap taat beribadah. Guru difasilitasi langkah-langkah pengajaran, media, hingga asesmen.
Bab 5: Nabi dan Rasul Panutanku
Berisi pengenalan nabi dan rasul, perbedaan keduanya, dan keteladanan akhlak. Materi disampaikan dengan metode poster comment, ceramah, diskusi, dan video animasi.
Bab 6: Al-Qur’an Pedoman Hidupku
Fokus pada Surah Al-Ikhlas, pesan pokoknya, dan penguatan akidah. Termasuk contoh penilaian lisan, tulisan, serta rubrik praktik menghafal surah.
Bab 7: Kasih Sayang terhadap Sesama
Menanamkan sikap peduli, saling menghargai, dan meneladani akhlak Rasulullah. Dilengkapi kisah-kisah inspiratif dan pengayaan.
Bab 8: Berperilaku Disiplin
Membiasakan kedisiplinan melalui pengamatan gambar, kegiatan kelompok, video, dan refleksi perilaku.
Bab 9: Hidup Bersih Menjadi Kebiasaanku
Mengenalkan taharah, najis, hadas, wudu, dan tayamum. Guru diberikan panduan demonstrasi wudu, diskusi, problem solving, dan penggunaan kartu urutan.
Bab 10: Nabi Adam a.s. Manusia Pertama
Siswa belajar tentang penciptaan Nabi Adam, kehidupan di surga, turunnya ke bumi, hingga keteladanannya. Guru mendapat panduan bertahap serta pertanyaan pemantik pembelajaran.
4. Fitur-Fitur Pendukung Pembelajaran
Buku guru ini menyediakan fitur penting yang memudahkan pengajaran, antara lain:
• Apersepsi dan pertanyaan pemantik
• Rubrik Kegiatan Kelompokku, Sikapku, Tekadku
• Penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan
• Kunci jawaban dan contoh soal
• Pengayaan dan remedial untuk semua bab
5. Interaksi Guru dan Orang Tua
Tiap bab disertai panduan komunikasi guru–orang tua terkait perkembangan siswa, termasuk penggunaan buku penghubung, komentar orang tua, hingga pendampingan kegiatan rumah.
Buku Panduan Guru PAI dan Budi Pekerti Kelas 1 ini berfungsi sebagai panduan komprehensif bagi guru dalam mengajarkan materi keislaman dasar dengan pendekatan aktif, humanis, dan kontekstual.
Buku ini tidak hanya memberi penjelasan materi, tetapi juga strategi pembelajaran, kegiatan kreatif, rubrik penilaian, serta pedoman kerja sama dengan orang tua.
Secara keseluruhan, buku ini membantu guru menciptakan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus menanamkan akhlak mulia sejak dini.


