

mengajarmerdeka.id – KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran) menjadi salah satu komponen penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka, termasuk pada mata pelajaran PJOK Kelas 8 SMP/MTs. Dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, guru tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga proses, keterampilan gerak, sikap sportivitas, hingga pemahaman konsep kesehatan.
Artikel ini akan membahas secara lengkap pengertian KKTP PJOK Kelas 8, prinsip penyusunannya, contoh format, serta cara menyusunnya agar selaras dengan Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).
KKTP adalah kriteria yang digunakan untuk menentukan apakah peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Dalam Kurikulum Merdeka, istilah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) tidak lagi digunakan. Sebagai gantinya, guru menyusun KKTP berdasarkan karakteristik materi, kebutuhan peserta didik, serta konteks satuan pendidikan.
Pada PJOK Kelas 8 SMP/MTs, KKTP tidak sekadar angka, tetapi menggambarkan deskripsi capaian keterampilan, pengetahuan, dan sikap siswa dalam aktivitas jasmani dan olahraga.
Beberapa fungsi utama KKTP dalam pembelajaran PJOK antara lain:
Dengan KKTP yang jelas, proses evaluasi menjadi lebih transparan dan terarah.
Dalam menyusun KKTP PJOK Kelas 8 SMP/MTs, guru perlu memperhatikan beberapa prinsip berikut:
Berbasis Tujuan Pembelajaran
KKTP harus langsung mengacu pada Tujuan Pembelajaran (TP) yang terdapat dalam ATP.
Mengukur Aspek Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap
PJOK menekankan performa gerak, pemahaman konsep, serta nilai sportivitas.
Realistis dan Kontekstual
Kriteria harus sesuai dengan kondisi sarana prasarana sekolah dan karakteristik siswa.
Terukur dan Spesifik
Deskripsi kriteria harus jelas, tidak multitafsir, dan mudah diamati.
Secara umum, KKTP PJOK Kelas 8 mencakup:
Sebagai contoh pada materi permainan bola besar:
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu mempraktikkan teknik dasar passing dan kontrol bola dalam permainan sepak bola dengan benar.
Kriteria Ketercapaian
Peserta didik dinyatakan mencapai tujuan pembelajaran apabila mampu melakukan passing dengan teknik yang tepat minimal 3 dari 4 percobaan dan menunjukkan sikap kerja sama selama permainan.
Berikut gambaran sederhana format KKTP:
Tujuan Pembelajaran
Mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak dasar dalam permainan bola voli.
Indikator
Kriteria Tercapai
Siswa mampu melakukan servis dan passing dengan teknik benar serta mencapai tingkat keberhasilan minimal 75% dari total percobaan dan menunjukkan sikap sportivitas.
Format ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan sekolah dan dikembangkan dalam bentuk tabel agar lebih sistematis.
Cara Menentukan KKTP yang Objektif dan Efektif
Agar KKTP tidak sekadar formalitas administrasi, guru PJOK dapat mengikuti langkah berikut:
Guru juga dapat menggunakan data hasil asesmen awal (diagnostik) untuk menentukan standar ketercapaian yang realistis.
Agar KKTP berjalan efektif di kelas, guru dapat menerapkan strategi berikut:
Pendekatan ini membuat penilaian PJOK lebih bermakna dan mendorong peningkatan keterampilan secara bertahap.
Perbedaan utama terletak pada pendekatan. KKM berfokus pada angka minimal, sedangkan KKTP menekankan deskripsi ketercapaian kompetensi. Dalam PJOK, pendekatan deskriptif lebih relevan karena menilai keterampilan gerak yang tidak selalu dapat direpresentasikan dengan angka tunggal.
Dengan KKTP, guru dapat menjelaskan secara rinci sejauh mana siswa telah menguasai teknik, strategi permainan, serta nilai karakter dalam olahraga.
KKTP PJOK Kelas 8 SMP/MTs merupakan instrumen penting dalam Kurikulum Merdeka yang membantu guru menilai ketercapaian tujuan pembelajaran secara lebih komprehensif. Penyusunan KKTP harus berbasis tujuan pembelajaran, terukur, realistis, dan kontekstual.
Dengan KKTP yang dirancang secara sistematis, proses evaluasi PJOK menjadi lebih objektif, transparan, dan mendukung pengembangan keterampilan serta karakter peserta didik secara optimal.