mengajarmerdeka.id – Seni Musik merupakan salah satu bagian penting dalam pembelajaran di kelas rendah karena berperan menstimulasi kreativitas, emosi, motorik, hingga kemampuan sosial anak.
Buku Guru Seni Musik untuk Kelas 1 SD/MI ini dirancang untuk membantu peserta didik mengenal dunia musik melalui pengalaman langsung yang menyenangkan : mendengar, bergerak, bernyanyi, dan bermain bunyi.
Dengan pendekatan yang sederhana, visual yang ramah anak, serta aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, buku ini menjadi panduan praktis bagi guru, orang tua, maupun siswa dalam mengembangkan dasar-dasar musikal sejak dini.
Dapatkan juga:
Ringkasan Buku
Tujuan Pembelajaran Seni Musik di Kelas Awal
Secara umum, buku ini bertujuan membantu peserta didik:
1. Mengenal berbagai sumber bunyi
Anak diperkenalkan pada bunyi dari manusia, hewan, benda alam, dan benda buatan. Guru dapat mengajak siswa mendengarkan suara sekitar, seperti ketukan meja, kicau burung, atau deru angin.
Pendekatan ini membantu anak menyadari bahwa musik dapat hadir dari mana saja, bukan hanya dari alat musik.
2. Mampu membedakan karakter bunyi
Konsep dasar musik seperti keras–lembut, cepat–lambat, dan tinggi–rendah dikenalkan secara sederhana.
Misalnya:
- tepukan keras vs tepukan pelan,
- suara peluit tinggi vs drum rendah,
- atau ritme cepat vs ritme lambat.
Latihan-latihan ini melatih kepekaan pendengaran sekaligus kemampuan konsentrasi.
3. Mengenal alat musik sederhana
Buku memperkenalkan berbagai alat musik ritmis yang bisa ditemukan di lingkungan sekitar, seperti:
- kentongan,
- botol berisi biji-bijian,
- gendang kecil,
- atau alat musik tradisional lain yang mudah dibuat.
Peserta didik diajak untuk tidak hanya mengenal, tetapi juga mencoba memainkan alat musik tersebut dalam aktivitas kelompok.
4. Menyanyi dan bergerak mengikuti irama
Bernyanyi merupakan bagian utama dalam pembelajaran seni musik. Buku ini berisi contoh lagu-lagu sederhana yang dapat dinyanyikan bersama, disertai gerakan tubuh yang mudah.
Kegiatan ini melatih:
- keberanian,
- artikulasi,
- keluwesan gerak,
- serta rasa percaya diri siswa.
5. Mengapresiasi musik
Tidak hanya belajar membuat musik, siswa juga diajak mendengarkan dan mengomentari musik.
Misalnya:
- “Bagaimana perasaanmu saat mendengar lagu ini?”
- “Suara apa yang kamu dengar?”
Aktivitas ini menumbuhkan kemampuan refleksi dan apresiasi seni sejak dini.
Pendekatan Pembelajaran yang Digunakan
Buku ini menerapkan beberapa pendekatan yang sangat sesuai dengan karakteristik siswa kelas 1:
1. Learning by Doing
Anak tidak hanya membaca atau melihat gambar, tetapi langsung melakukan aktivitas bermusik: mengetuk, menyanyi, meniru ritme, atau membuat bunyi.
Pendekatan ini penting karena anak usia dini belajar paling efektif melalui pengalaman langsung.
2. Observasi Lingkungan
Guru diajak untuk mengajak siswa menemukan musik di sekitar mereka.
Misalnya:
- suara hujan di atap,
- gesekan ranting,
- bunyi pintu,
- langkah kaki di lantai.
Pendekatan ini membantu siswa melihat bahwa musik itu dekat, bukan sesuatu yang sulit atau eksklusif.
3. Bermain sebagai Metode Belajar
Karena anak kelas 1 masih berada pada tahap perkembangan bermain, buku ini mengintegrasikan banyak permainan musik.
Contohnya:
- permainan tepuk berbalas,
- berjalan mengikuti irama,
- mencari sumber bunyi yang tersembunyi,
- dan menebak suara.
Belajar sambil bermain membuat pembelajaran jauh lebih menyenangkan.
4. Kolaborasi dan Ekspresi Diri
Aktivitas musik mendorong siswa bekerja sama, seperti bernyanyi dalam kelompok atau membuat irama bersama.
Di sisi lain, seni musik juga memberi ruang kebebasan ekspresi karena setiap anak dapat menunjukkan gaya dan kreativitasnya sendiri.
Isi dan Struktur Buku
Walaupun ringkasan halaman PDF hanya menunjukkan bagian visual dari buku, materi tersusun berdasarkan urutan perkembangan kompetensi seni musik untuk kelas awal. Isi buku memiliki karakteristik berikut:
1. Konten sederhana dan visual yang kuat
Banyak gambar ilustrasi yang menggambarkan anak sedang bernyanyi, memainkan alat musik, atau mendengarkan bunyi.
2. Teks pendek untuk membantu pemahaman
Karena ditujukan untuk kelas 1, penjelasan dibuat sangat ringkas dengan kalimat sederhana.
3. Kegiatan praktik dalam setiap bagian
Tidak banyak teori, melainkan aktivitas seperti:
- menepuk mengikuti pola,
- menirukan ritme yang ditunjukkan guru,
- mencocokkan gambar sumber bunyi,
- dan bermain alat musik ritmis.
4. Ruang untuk kreativitas siswa
Beberapa halaman mengajak siswa membuat karya musik sendiri, seperti:
- menciptakan pola tepuk tangan,
- menggunakan benda di meja menjadi instrumen,
- atau memainkan lagu dengan tempo berbeda.
Manfaat Buku untuk Pembelajaran
1. Menumbuhkan rasa percaya diri
Musik memberi ruang bagi anak untuk tampil tanpa harus “sempurna”.
2. Meningkatkan kemampuan motorik
Kegiatan ritmis membantu koordinasi tangan-kaki serta ketepatan gerak.
3. Melatih fokus dan disiplin
Anak belajar menunggu giliran, mengikuti instruksi ritme, dan menjaga tempo.
4. Meningkatkan kemampuan sosial
Bernyanyi dan bermain musik dalam kelompok menumbuhkan rasa kebersamaan.
5. Merangsang kreativitas
Anak diberi ruang untuk menciptakan bunyi, gerakan, dan spontanitas musik.
Buku Seni Musik Kelas 1 merupakan panduan pembelajaran yang sangat sesuai untuk peserta didik di kelas rendah. Dengan pendekatan bermain, bernyanyi, bergerak, dan mendengar, buku ini berhasil menggabungkan unsur edukatif dan rekreatif secara seimbang.
Tujuannya bukan hanya agar anak “bisa bernyanyi” atau “bisa memainkan alat musik”, tetapi untuk menumbuhkan kepekaan, kreativitas, keberanian, dan apresiasi anak terhadap seni sejak usia dini.
Buku ini sangat layak digunakan sebagai sumber belajar utama maupun pendamping dalam pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya di kelas 1.


