mengajarmerdeka.id – Buku Guru Panduan Guru PJOK untuk Kelas 2 SD/MI merupakan buku rujukan utama yang membantu guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran pendidikan jasmani sesuai Kurikulum Merdeka.
Buku ini tidak hanya menyajikan materi, tetapi juga memberikan fondasi filosofis, pedagogis, serta strategi pembelajaran agar PJOK benar-benar menjadi ruang tumbuh kembang peserta didik secara utuh fisik, mental, emosional, dan sosial.
Ringkasan
1. Esensi dan Peran PJOK dalam Pendidikan Dasar
PJOK dipahami sebagai proses pembelajaran yang menggunakan aktivitas jasmani untuk mengembangkan kebugaran, keterampilan motorik, pengetahuan hidup aktif, dan karakter peserta didik.
Buku ini menekankan bahwa PJOK bukan sebatas olahraga fisik, tetapi bagian integral dari pendidikan yang membentuk manusia seutuhnya.
Peserta didik diajak untuk:
- Menjalani gaya hidup sehat.
- Mengembangkan koordinasi gerak dan kebugaran jasmani.
- Membangun sportivitas, disiplin, empati, serta kerja sama.
- Menghayati nilai-nilai Proil Pelajar Pancasila.
Dengan pendekatan ini, PJOK berfungsi sebagai wahana pembentukan karakter melalui pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.
2. Struktur dan Ruang Lingkup Pembelajaran PJOK Kelas II
Ruang lingkup materi dalam buku ini mencakup berbagai aktivitas fundamental yang sesuai dengan Fase A (Kelas I–II), meliputi:
- Pola Gerak Dasar Lokomotor
Seperti berjalan, berlari, melompat, dan meloncat melalui permainan sederhana serta aktivitas eksploratif. - Pola Gerak Nonlokomotor
Gerakan memutar, meliukkan, menekuk, mengayun, dan menyeimbangkan tubuh. - Pola Gerak Manipulatif
Lempar–tangkap, tendang, menggiring bola, dan aktivitas pengendalian alat permainan. - Aktivitas Senam dan Gerak Berirama
Meliputi loncat, putar, ayunan lengan, dan aktivitas mengikuti pola irama. - Pengantar Aktivitas Air
Pengenalan air, latihan keberanian, mengapung, meluncur, dan teknik dasar keselamatan. - Kebugaran Jasmani dan Gaya Hidup Sehat
Sikap tubuh yang baik, latihan sederhana, kebiasaan hidup bersih, serta menjaga kebugaran diri. - Pengenalan Anggota Tubuh
Fungsi, perawatan, serta kebersihan lingkungan sekitar.
Setiap unit pembelajaran disusun dengan tujuan pembelajaran yang jelas, indikator keberhasilan, prosedur langkah demi langkah, serta penekanan pada keselamatan dan pengalaman belajar aktif.
3. Capaian Pembelajaran Fase A
Pada akhir Fase A, peserta didik diharapkan mampu:
- Menirukan dan mempraktikkan pola gerak dasar secara mandiri.
- Berpartisipasi aktif dalam aktivitas jasmani yang melibatkan permainan, senam, ritmik, dan aktivitas air.
- Memahami konsep kebugaran sederhana dan menerapkannya dalam kebiasaan harian.
- Menunjukkan perilaku bertanggung jawab, menghormati orang lain, serta mampu bekerja sama.
- Memahami nilai-nilai aktivitas jasmani: kesehatan, kesenangan, tantangan, dan ekspresi diri.
Capaian ini menekankan perkembangan holistik, bukan sekadar kemampuan fisik.
4. Strategi Pembelajaran PJOK dalam Buku
Buku ini memberikan berbagai strategi yang dapat digunakan guru di kelas, antara lain:
- Pembelajaran berbasis permainan untuk mengenalkan pola gerak secara alami.
- Eksplorasi gerak, memungkinkan peserta didik mencoba berbagai variasi gerakan tanpa tuntutan kemahiran.
- Pembelajaran berbantuan cerita untuk meningkatkan imajinasi dan motivasi.
- Pembelajaran berpasangan atau kelompok kecil untuk melatih kolaborasi.
- Team teaching ketika dibutuhkan penerapan strategi lebih optimal.
- Pendekatan diferensiasi untuk mendukung kebutuhan individual anak.
Guru juga diarahkan untuk mengutamakan keselamatan, keceriaan, dan tantangan yang sesuai perkembangan anak dalam setiap aktivitas.
5. Peran Guru dalam Penilaian, Refleksi, dan Tindak Lanjut
Buku ini menyarankan proses penilaian yang berkelanjutan, meliputi:
- Observasi proses gerak.
- Umpan balik langsung saat kegiatan berlangsung.
- Penilaian produk gerak.
- Pencatatan perkembangan individu.
Setelah penilaian, guru melakukan refleksi untuk menentukan:
- Remedial: penyesuaian tingkat kesulitan dengan tugas yang lebih sederhana dan lebih banyak kesempatan latihan.
- Pengayaan: penantangan tugas untuk peserta didik yang sudah melampaui tujuan pembelajaran.
Pemantauan dilakukan setiap pertemuan agar pembelajaran benar-benar berpihak pada kebutuhan peserta didik.
6. Interaksi Guru dan Orang Tua
Buku ini menekankan pentingnya komunikasi melalui buku penghubung, sehingga guru dapat menyampaikan perkembangan fisik dan perilaku anak secara terstruktur. Ini penting karena PJOK berkaitan erat dengan kebiasaan harian di rumah, seperti:
- Pola hidup sehat,
- Aktivitas fisik rutin,
- Konsistensi kebugaran,
- Keseimbangan istirahat dan gizi.
Dengan kolaborasi ini, pembentukan karakter dan kebugaran anak menjadi lebih optimal.
7. Dukungan Fitur Buku
Buku dilengkapi dengan:
- Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD)
- Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik
- Contoh Skema Penilaian
- Gambar ilustratif gerakan
- Panduan langkah pembelajaran
Semua ini bertujuan mempermudah guru mengimplementasikan pembelajaran PJOK secara terstruktur.
Buku Panduan Guru PJOK Kelas II ini dirancang sebagai bahan ajar yang komprehensif dan aplikatif. Dengan pendekatan Kurikulum Merdeka, buku ini menempatkan peserta didik sebagai pusat pembelajaran, memberi ruang tumbuh bagi kreativitas gerak, kesehatan, karakter, dan literasi jasmani sepanjang hayat.
Dapatkan juga:


