mengajarmerdeka.id – Buku Panduan Guru Seni Teater untuk Kelas 1 SD/MI (Edisi Revisi) dirancang untuk membantu guru mengenalkan dunia teater kepada peserta didik usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan berbasis permainan.
Buku ini mengikuti Kurikulum Merdeka dan bertujuan membentuk peserta didik yang kreatif, percaya diri, komunikatif, serta mampu mengekspresikan emosi melalui tubuh, suara, dan gerak.
Dapatkan juga:
1. Latar Belakang Pembelajaran Seni Teater
Seni teater dipandang sebagai wadah untuk membantu anak mengolah emosi, memahami diri, berkomunikasi, serta berinteraksi dengan lingkungan.
Manusia memiliki sifat homo ludens (manusia bermain), homo socius (manusia sosial), dan homo creator (manusia kreatif). Karena itu, teater menjadi sarana ideal bagi anak untuk meniru, mengekspresikan, dan memecahkan persoalan secara kreatif.
2. Struktur Buku
Buku terdiri atas dua bagian besar:
A. Panduan Umum
Bagian ini memuat:
- Latar belakang dan tujuan pembelajaran seni teater
- Karakteristik mata pelajaran teater
- Capaian Pembelajaran Fase A
- Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Strategi pembelajaran seperti Game Based Learning, Pembelajaran Kooperatif, PjBL, CTL, dan SDL
B. Panduan Khusus
Bagian ini memuat prosedur rinci setiap bab, mulai dari:
- Pendahuluan
- Skema pembelajaran
- Prosedur kegiatan kelas
- Interaksi dengan orang tua
- Asesmen (awal, formatif, sumatif)
- Pengayaan dan remedial
- LKPD peserta didik
3. Capaian Pembelajaran Fase A (Kelas 1–2)
Di akhir fase, siswa diharapkan mampu:
- Meniru dan merespons berbagai gerak tubuh dan suara
- Mengomunikasikan emosi dan karakter melalui mimik, gerak, dan suara
- Mengeksplorasi tata artistik panggung sederhana
- Memainkan peran dari pengamatan terhadap lingkungan sekitar
Alur Tujuan Pembelajaran dikembangkan dari lima elemen utama:
- Mengalami
- Merefleksikan
- Berpikir dan bekerja secara artistik
- Menciptakan
- Berdampak
4. Strategi Pembelajaran yang Digunakan
Pembelajaran seni teater didesain fun, aktif, dan kolaboratif, meliputi:
- Game Based Learning (GBL): sangat sesuai dengan karakter anak kelas 1 yang masih dominan bermain
- Pembelajaran Kooperatif: kerja kelompok saat membuat kostum, menyiapkan pentas, atau bermain adegan
- PjBL: kegiatan menghasilkan produk seperti pertunjukan mini
5. Ringkasan Materi Tiap Bab
Bab I – Mengenal Dunia Teater
Peserta didik diajak mengenal:
- Ekspresi wajah
- Suara dan olah vokal
- Olah tubuh
- Menonton pertunjukan
- Bermain peran sederhana
Kegiatan yang disediakan:
- Meniru ekspresi wajah
- Menirukan suara
- Menonton bersama orang tua
- Bermain pertunjukan sederhana
Bab IV – Berkreasi dan Berkolaborasi
Peserta didik belajar:
- Menirukan karakter
- Menyiapkan kostum dan properti
- Melakukan pementasan mini di kelas
Termasuk LKPD:
- Mendaftar kostum
- Mencatat properti panggung
- Mengungkapkan perasaan setelah pentas
6. Asesmen Pembelajaran
Terdapat tiga jenis asesmen:
- Awal: mengamati kemampuan dasar gerak, suara, ekspresi
- Formatif: dilakukan selama aktivitas (meniru ekspresi, suara, bermain peran)
- Sumatif: penilaian pada kegiatan pementasan mini
Asesmen sikap menggunakan rubrik yang mendukung Profil Pelajar Pancasila, seperti:
- Rasa ingin tahu
- Gotong royong
- Percaya diri
7. Pengayaan dan Remedial
Pengayaan diberikan kepada peserta didik yang sudah mencapai tujuan, misalnya:
- Mencari gambar ekspresi wajah lain
- Menggambar kembali ekspresi berdasarkan cerita
Remedial dilakukan melalui pendampingan tambahan dan latihan ekspresi dasar.
8. Bahan Bacaan Pendukung
Guru dan orang tua dapat mengakses:
- Bahan bacaan di situs resmi Kemdikbud
- Cerita “Serunya Pementasan di Sekolah” untuk penguatan konsep teater
Buku Seni Teater Kelas 1 ini memberikan fondasi penting bagi peserta didik untuk mengenal seni pertunjukan melalui pendekatan bermain yang menyenangkan.
Pembelajaran teater membuat anak lebih percaya diri, kreatif, peka terhadap emosi, dan mampu berinteraksi dengan lebih baik.
Dalam semangat Kurikulum Merdeka, buku ini memberikan kebebasan bagi guru untuk berkreasi sesuai karakter kelas, sekaligus menyediakan struktur kegiatan yang jelas dan mudah diikuti.


