mengajarmerdeka.id – Buku Panduan Guru Seni Tari untuk Kelas 1 SD/MI disusun untuk membantu guru menghadirkan pembelajaran seni tari yang kreatif, eksploratif, dan menyenangkan bagi peserta didik fase A.
Buku ini menempatkan seni tari sebagai proses untuk merangsang pengalaman estetis, ekspresi diri, dan kesadaran tubuh, bukan sekadar menghafal gerakan. Pembelajaran dibangun melalui aktivitas bergerak, mengamati, meniru, memainkan ritme, dan mengekspresikan ide melalui tubuh.
Buku ini selaras dengan Kurikulum Merdeka dan berfungsi sebagai panduan teknis serta inspirasi kegiatan yang dapat dimodifikasi sesuai konteks kelas.
Didalamnya, guru juga dibimbing untuk memahami bagaimana seni tari mendukung pembentukan karakter dan tumbuh kembang peserta didik.
Dapatkan juga:
Ringkasan Buku
Tujuan Pembelajaran Seni Tari di Kelas 1
Berdasarkan capaian pembelajaran fase A, siswa kelas 1 diarahkan agar mampu:
- mengenali gerak dasar dalam tari,
- mengamati dan merespon gerak, ruang, dan ritme,
- bekerja dalam kelompok kecil,
- serta menyampaikan pengalaman menari secara sederhana.
Seni tari menjadi media untuk membangun rasa percaya diri, keberanian bergerak, dan kemampuan mengekspresikan ide melalui bahasa tubuh.
Struktur dan Ruang Lingkup Materi
Buku ini memuat empat lingkup pembelajaran utama:
1. Mengalami (Experiencing)
Siswa mendapatkan pengalaman estetik melalui permainan gerak, pengamatan, dan interaksi dengan tubuh serta ruang.
2. Menciptakan (Creating)
Siswa diajak menciptakan rangkaian gerak sederhana, memadukan tempo, level, dan arah gerak.
3. Merefleksikan (Reflecting)
Setelah menari, siswa mengungkapkan apa yang dirasakan, apa yang mereka pelajari, dan bagaimana mereka bergerak.
4. Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking & Working Artistically)
Siswa dilatih mengikuti instruksi, menjaga keselamatan, serta bekerja sama dalam eksplorasi tari.
Karakteristik Pembelajaran Tari dalam Buku
Pembelajaran Seni Tari dalam buku ini menekankan:
1. Eksplorasi Tubuh dan Ruang
Siswa bermain dengan gerak dasar seperti berjalan, melompat, berputar, menekuk, dan mengayun.
Mereka belajar mengenal ruang depan, samping, belakang, maupun level tinggi–sedang–rendah.
2. Respons terhadap Musik dan Irama
Buku menampilkan contoh kegiatan menggunakan suara, ketukan, dan ritme sederhana untuk mendukung gerak.
3. Kolaborasi dan Kerja Kelompok
Siswa berlatih menari bersama, meniru gerakan teman, atau menciptakan gerakan berpasangan.
4. Apresiasi Gerak
Siswa diajak mengamati contoh gerakan, baik dari guru, gambar, maupun demonstrasi sederhana.
Kegiatan ini menumbuhkan kemampuan mengamati dan menanggapi karya tari.
Contoh Kegiatan Pembelajaran dalam Buku
Dokumen berisi rangkaian kegiatan siap pakai, di antaranya:
1. Jelajah Tubuh dan Ruang
Siswa bereksperimen dengan berbagai bentuk gerak menggunakan bagian tubuh berbeda.
Gerakan dilakukan dengan variasi tempo, level, dan arah.
2 Gerak Imitatif
Siswa meniru gerakan hewan atau fenomena alam, seperti burung terbang, pohon tertiup angin, atau kelinci melompat.
3 Gerak Berpola
Siswa membuat rangkaian 2–3 gerak sederhana yang dilakukan berulang dengan irama tertentu.
4 Kolaborasi Mini
Siswa bekerja dalam pasangan/kelompok kecil menyusun rangkaian gerak dan menampilkannya di depan kelas.
5. Refleksi Singkat
Setelah kegiatan, guru mengajak siswa menceritakan apa yang mereka lakukan dan rasakan untuk membangun keberanian berpendapat.
Peran Guru dalam Pembelajaran Seni Tari
Buku panduan menekankan bahwa guru:
- berperan sebagai fasilitator dan pemandu eksplorasi,
- tidak terpaku pada bentuk tari baku,
- memberikan ruang aman untuk anak bergerak bebas,
- menghargai setiap bentuk ekspresi anak,
- menyediakan umpan balik yang positif dan mendorong kreativitas.
Pendekatan ini memastikan pembelajaran tari menjadi pengalaman menyenangkan dan membangun rasa percaya diri.
Penilaian dalam Pembelajaran Tari
Penilaian dilakukan secara holistik, mencakup:
- partisipasi,
- keberanian bergerak,
- kemampuan mengikuti instruksi,
- kerja sama, dan
- kreativitas.
Rubrik penilaian yang ada membantu guru memberikan evaluasi yang manusiawi, tidak menuntut kesempurnaan teknis, tetapi menghargai proses.
Buku Panduan Guru Seni Tari Kelas I memberikan landasan kuat bagi guru untuk melaksanakan pembelajaran tari yang aktif, eksploratif, dan berpusat pada anak. Materinya disusun bertahap, relevan dengan tahap perkembangan peserta didik, serta mudah diterapkan di kelas.
Melalui buku ini, seni tari dipahami sebagai medium untuk:
- mengekspresikan diri,
- membangun kepercayaan diri,
- meningkatkan koordinasi tubuh,
- mengasah kreativitas dan kolaborasi,
- serta mendekatkan anak pada pengalaman estetik sejak dini.


