mengajarmerdeka.id – KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran) menjadi salah satu komponen penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka, termasuk pada mata pelajaran PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan) kelas 6 SD/MI.
Guru tidak lagi berfokus pada angka KKM seperti pada kurikulum sebelumnya, melainkan pada ketercapaian tujuan pembelajaran secara menyeluruh berdasarkan kompetensi peserta didik.
Melalui artikel ini, Anda akan mendapatkan panduan lengkap tentang pengertian KKTP PJOK kelas 6, langkah penyusunan, prinsip penilaian, hingga contoh format yang bisa langsung diterapkan di sekolah.
Pengertian KKTP PJOK Kelas 6 SD/MI
KKTP adalah kriteria yang digunakan untuk menentukan apakah peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan dalam ATP (Alur Tujuan Pembelajaran). Dalam konteks PJOK kelas 6 SD/MI, KKTP tidak hanya menilai aspek keterampilan gerak, tetapi juga mencakup aspek pengetahuan dan sikap.
Pada fase C (kelas 5–6), peserta didik diharapkan mampu menunjukkan keterampilan gerak yang lebih kompleks, memahami konsep kebugaran jasmani, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, KKTP harus dirancang sesuai dengan karakteristik materi PJOK dan perkembangan peserta didik kelas 6.
Fungsi KKTP dalam Pembelajaran PJOK Kelas 6
Penyusunan KKTP memiliki beberapa fungsi utama dalam pembelajaran PJOK, antara lain:
- Sebagai acuan guru dalam menentukan tingkat ketercapaian tujuan pembelajaran.
- Membantu guru memberikan umpan balik yang konstruktif kepada peserta didik.
- Menjadi dasar dalam pelaporan hasil belajar pada rapor Kurikulum Merdeka.
- Mendorong penilaian autentik yang menilai proses dan hasil secara seimbang.
Dengan KKTP yang jelas dan terukur, guru PJOK kelas 6 dapat melakukan asesmen secara lebih objektif dan terarah.
Prinsip Penyusunan KKTP PJOK Kelas 6
Dalam menyusun KKTP PJOK kelas 6 SD/MI, guru perlu memperhatikan beberapa prinsip berikut:
Relevan dengan Tujuan Pembelajaran
KKTP harus selaras dengan tujuan pembelajaran yang tercantum dalam ATP. Setiap indikator ketercapaian harus menggambarkan kompetensi yang diharapkan.
Spesifik dan Terukur
Gunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, seperti melakukan, mempraktikkan, menjelaskan, atau mendemonstrasikan.
Memperhatikan Karakteristik Peserta Didik
Kemampuan fisik dan kondisi lingkungan sekolah perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan kriteria ketercapaian.
Berorientasi pada Proses dan Hasil
Penilaian PJOK tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga proses latihan, kerja sama, dan sikap sportif peserta didik.
Langkah-Langkah Menyusun KKTP PJOK Kelas 6
Berikut tahapan praktis menyusun KKTP PJOK kelas 6:
- Menganalisis CP (Capaian Pembelajaran) Fase C
Identifikasi kompetensi utama yang harus dicapai peserta didik pada akhir fase. - Menurunkan Tujuan Pembelajaran dari ATP
Pastikan tujuan pembelajaran dirumuskan secara jelas dan operasional. - Menentukan Indikator Ketercapaian
Jabarkan tujuan pembelajaran menjadi indikator yang dapat diamati dan diukur. - Menentukan Deskripsi Kriteria
Buat deskripsi capaian seperti “Belum Berkembang”, “Mulai Berkembang”, “Berkembang Sesuai Harapan”, dan “Sangat Baik”. - Menyusun Instrumen Penilaian
Gunakan lembar observasi, rubrik performa, jurnal refleksi, atau tes praktik sesuai kebutuhan materi PJOK.
Contoh KKTP PJOK Kelas 6 SD/MI
Contoh Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak dasar dalam permainan bola besar dengan teknik yang benar.
Contoh KKTP:
Belum Berkembang
Belum mampu mempraktikkan variasi gerak dengan benar dan masih memerlukan bimbingan penuh.
Mulai Berkembang
Mampu mempraktikkan sebagian variasi gerak, tetapi masih terdapat kesalahan teknik.
Berkembang Sesuai Harapan
Mampu mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak dengan teknik yang cukup benar dan konsisten.
Sangat Baik
Mampu mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak secara tepat, percaya diri, dan mampu bekerja sama dengan tim.
Contoh di atas dapat dikembangkan untuk materi kebugaran jasmani, atletik, senam, permainan tradisional, hingga pendidikan kesehatan.
- KKTP PJOK Kelas 6 SD/MI ( DOWNLOAD )
Perbedaan KKTP dan KKM pada PJOK
Perlu dipahami bahwa KKTP berbeda dengan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Pada Kurikulum Merdeka, guru tidak lagi menetapkan angka batas ketuntasan, melainkan fokus pada deskripsi ketercapaian kompetensi.
Pendekatan ini lebih fleksibel dan menekankan pada perkembangan individu peserta didik. Dalam PJOK kelas 6, hal ini sangat penting karena kemampuan fisik setiap anak berbeda-beda.
Strategi Agar KKTP PJOK Lebih Efektif
Agar KKTP benar-benar mendukung pembelajaran PJOK kelas 6, guru dapat menerapkan strategi berikut:
Menggunakan rubrik penilaian performa yang rinci
Melibatkan peserta didik dalam refleksi diri
Memberikan umpan balik secara langsung saat praktik
Menyimpan dokumentasi hasil penilaian secara sistematis
Dengan strategi tersebut, penilaian menjadi lebih transparan, adil, dan mendukung peningkatan kompetensi peserta didik.
Penutup
KKTP PJOK kelas 6 SD/MI merupakan instrumen penting dalam Kurikulum Merdeka yang membantu guru menilai ketercapaian tujuan pembelajaran secara komprehensif. Penyusunan yang tepat, spesifik, dan terukur akan memudahkan guru dalam melakukan asesmen autentik serta memberikan gambaran perkembangan peserta didik secara menyeluruh.
Dengan memahami konsep, prinsip, dan contoh penerapannya, guru PJOK dapat menyusun KKTP yang relevan, efektif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik kelas 6.


