mengajarmerdeka.id – KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran) PJOK Kelas 5 SD/MI menjadi salah satu komponen penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Guru PJOK tidak lagi hanya berfokus pada nilai angka semata, tetapi pada ketercapaian kompetensi peserta didik secara menyeluruh, baik aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap.
Melalui KKTP, guru dapat memastikan bahwa setiap tujuan pembelajaran benar-benar terukur dan relevan dengan Capaian Pembelajaran (CP) fase C. Artikel ini akan membahas secara lengkap pengertian, fungsi, cara menyusun, hingga contoh format KKTP PJOK kelas 5 yang dapat langsung Anda adaptasi.
Pengertian KKTP dalam Kurikulum Merdeka
KKTP adalah kriteria atau indikator yang digunakan untuk menentukan apakah peserta didik telah mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Dalam Kurikulum Merdeka, istilah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) tidak lagi digunakan secara kaku. Sebagai gantinya, guru menyusun KKTP yang lebih fleksibel dan kontekstual.
Pada mata pelajaran PJOK kelas 5 SD/MI, KKTP mencakup keterampilan gerak dasar, permainan bola kecil dan besar, aktivitas kebugaran jasmani, hingga pola hidup sehat. Artinya, ketercapaian tidak hanya diukur dari teori, tetapi juga performa praktik di lapangan.
Mengapa KKTP PJOK Kelas 5 Sangat Penting?
Ada beberapa alasan mengapa penyusunan KKTP PJOK kelas 5 SD/MI sangat krusial:
- Membantu guru menentukan standar ketercapaian kompetensi secara jelas.
- Menjadi dasar dalam penyusunan instrumen asesmen.
- Menghindari subjektivitas dalam penilaian praktik.
- Mendukung asesmen diagnostik dan formatif.
- Mempermudah pelaporan hasil belajar kepada orang tua.
Dengan KKTP yang terstruktur, guru PJOK dapat menilai kemampuan siswa secara lebih objektif dan transparan.
Komponen Utama KKTP PJOK Kelas 5 SD/MI
Dalam menyusun KKTP PJOK kelas 5, guru perlu memperhatikan beberapa komponen berikut:
1. Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran harus diturunkan langsung dari CP fase C dan disesuaikan dengan materi yang diajarkan, misalnya:
- Mempraktikkan variasi gerak dasar lari dan lompat dalam permainan.
- Menunjukkan teknik dasar passing dalam permainan bola voli mini.
- Memahami pentingnya pemanasan dan pendinginan.
2. Indikator Ketercapaian
Indikator dirumuskan secara operasional dan terukur, misalnya:
- Siswa mampu melakukan lari zig-zag dengan koordinasi baik.
- Siswa dapat melakukan passing bawah dengan teknik yang benar minimal 3 kali berturut-turut.
- Siswa menjelaskan manfaat pemanasan sebelum olahraga.
3. Deskripsi Level Ketercapaian
Biasanya disusun dalam 3–4 kategori, seperti:
- Sangat Baik
- Baik
- Cukup
- Perlu Bimbingan
Deskripsi ini menggambarkan kualitas performa siswa secara spesifik.
Cara Menyusun KKTP PJOK Kelas 5 Sesuai Kurikulum Merdeka
Berikut langkah sistematis yang dapat Anda terapkan:
Langkah 1: Analisis Capaian Pembelajaran (CP)
Pelajari CP fase C untuk PJOK dan identifikasi kompetensi inti yang harus dikuasai siswa kelas 5.
Langkah 2: Turunkan Menjadi Tujuan Pembelajaran
Rumuskan tujuan pembelajaran yang spesifik dan kontekstual sesuai materi semester.
Langkah 3: Tentukan Indikator yang Terukur
Gunakan kata kerja operasional seperti mempraktikkan, menunjukkan, menjelaskan, mengombinasikan, dan mendemonstrasikan.
Langkah 4: Susun Deskripsi Kriteria
Buat kriteria performa yang jelas agar guru lain pun dapat memahami standar penilaiannya tanpa interpretasi berbeda.
Langkah 5: Integrasikan dengan Asesmen
Pastikan KKTP selaras dengan instrumen penilaian seperti rubrik praktik, lembar observasi, dan tes tertulis.
Contoh Format Sederhana KKTP PJOK Kelas 5
Berikut contoh ringkas yang bisa Anda modifikasi:
Tujuan Pembelajaran:
Siswa mampu mempraktikkan teknik dasar passing bawah dalam permainan bola voli mini.
Kriteria Ketercapaian:
Sangat Baik
Melakukan passing bawah dengan posisi tubuh benar, akurasi tepat, dan konsisten lebih dari 5 kali.
Baik
Melakukan passing bawah dengan teknik cukup benar dan konsisten 3–4 kali.
Cukup
Melakukan passing bawah tetapi teknik kurang stabil dan hanya berhasil 1–2 kali.
Perlu Bimbingan
Belum mampu melakukan teknik dengan benar dan perlu pendampingan intensif.
Format seperti ini membuat penilaian praktik lebih objektif dan mudah dipertanggungjawabkan.
KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran)
Prinsip Penyusunan KKTP PJOK yang Efektif
Agar KKTP benar-benar bermanfaat, perhatikan prinsip berikut:
- Spesifik dan terukur
- Relevan dengan tujuan pembelajaran
- Tidak terlalu banyak indikator
- Mudah dipahami siswa
- Transparan dan komunikatif
KKTP bukan sekadar administrasi, tetapi alat refleksi pembelajaran.
Perbedaan KKTP dan KKM dalam PJOK
Perbedaan mendasar antara KKTP dan KKM terletak pada pendekatan. KKM cenderung berbasis angka batas minimal, sedangkan KKTP berbasis deskripsi kompetensi.
Dalam PJOK kelas 5, pendekatan deskriptif lebih adil karena kemampuan fisik siswa berbeda-beda. Guru dapat melihat progres, bukan hanya skor akhir.
Tantangan Penyusunan KKTP PJOK Kelas 5
Beberapa tantangan yang sering dihadapi guru antara lain:
- Kesulitan merumuskan indikator praktik yang spesifik
- Waktu terbatas saat observasi
- Perbedaan kemampuan fisik siswa
- Administrasi yang cukup banyak
Solusinya adalah menggunakan rubrik sederhana, fokus pada kompetensi inti, dan memanfaatkan asesmen formatif selama proses pembelajaran.
KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran) PJOK Kelas 5 SD/MI merupakan instrumen penting dalam Kurikulum Merdeka untuk memastikan pembelajaran lebih bermakna dan terukur. Dengan penyusunan yang tepat, guru dapat menilai aspek keterampilan, pengetahuan, dan sikap secara seimbang.
Melalui panduan ini, diharapkan Anda dapat menyusun KKTP PJOK kelas 5 yang sistematis, objektif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Implementasi yang konsisten akan membantu meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK di sekolah dasar.


